tanjungmas-semendawaibarat.desa.id
“Terwujudnya Desa yang Berkembang, Sejahtera, dan Berdaya Saing melalui Pemberdayaan Masyarakat dan Pelestarian Nilai-Nilai Lokal.”
Desa Tanjung Mas memiliki sejarah yang berawal dari sebuah umbulan (kelompok permukiman awal) yang dikenal dengan nama Tiuh TOBONG yang diperkirakan telah ada sejak abad ke-19. Penamaan Tiuh Tobong memiliki nilai historis yang kuat dan lahir dari cerita masyarakat pada jaman itu. Umbulan ini terletak di bantaran Sungai Tobong yang sekarang Sungai Komering. Menurut cerita turun temurun yang dinamakan tiuh Tobong “Singkat Cerita, Pada jaman dahulu ada orang sakti bernama muyang jungjungan awal mulanya muyang tersebut dari ilir mau pergi keulu naik perahu bergitu berangkat sekali berdayung sampai keulu dayung tersebut membelah daratan makanya dianamakn Tobong. Pada masa awal permukiman, desa Tanjung Mas masyarakatnya berasal dari dua desa desa Betung dan Desa Menanga, Seiring dengan waktu, sekitar Tahun 1963 Tiuh Tobong diubah menjadi Dusun Tanjung Mas karena letak desanya berada di hanjung Sungai Komering sejak dari itu sampai sekarang menjadi Desa Tanjung Mas.
Dusun Tanjung Mas terus berkembang di bawah kepemimpinan para tokoh dan krio (kepala dusun) yang berperan besar dalam membuka lahan pertanian dan perkebunan, khususnya perkebunan karet yang menjadi mata pencaharian utama masyarakat. Perkembangan wilayah, jumlah penduduk, serta sistem pemerintahan desa semakin tertata dari masa ke masa.
Pada tahun 1969, Dusun Tanjung Mas secara resmi berubah status menjadi Desa Tanjung Mas seiring dengan penyesuaian sistem pemerintahan desa. Sejak saat itu, Desa Tanjung Mas terus mengalami perkembangan di berbagai bidang, baik infrastruktur, sosial, ekonomi, maupun pemerintahan, hingga menjadi Desa Tanjung Mas seperti yang dikenal saat ini.